Melepas Penat di Embung Patean, Kendal

yusufsaktian.com: Pagi itu kami (aku dan temenku yang bernama Taufiq) berangkat menuju Embung Patean, Sukorejo, Kabupaten Kendal tak lain dan tak bukan bertujuan untuk melepas penat (mencari spot foto yang bagus juga sih sebenernya). Kami berangkat dari Weleri pukul 08.30 dan sampe di lokasi kurang lebih pukul 09.15. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 30 menitan lebih dengan mengendarai sepeda motor, jangan khawatir disepanjang perjalanan kita akan disuguhkan dengan sejuk serta indahnya hamparan alam pegunungan yang akan membuat perjalanan ini terasa mengasyikkan.

Mengenal Embung Patean

Embung Patean
Indahnya Embung Patean di Siang Hari

Embung Patean berlokasi di Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Atau lebih mudahnya untuk mencapai kesana kalau kalian dari arah Sukorejo, kalian bisa belok di jalan yang ada tulisannya Curug. Terus ikuti sepanjang jalan sukorejo-boja nah lokasi embungnya sendiri berada di Curug nomor 06. Setibanya di lokasi kalian nggak akan menjumpai banyak orang, bayak tempat berteduh atau bahkan wahana yang menunjang wisata. Karena memang Embung Patean ini bukanlah tempat wisata.

Lokasi Embung Patean
Lokasi Embung Patean yaitu berada di Curug 6
Lokasi Embung Patean
Jalan menuju Embung Patean setelah dari Curug 6, tinggal lurus saja

Embung sendiri memiliki arti waduk mini. Sewaktu kami kesana kami menjumpai para petani yang tengah mengambil air dari embung untuk menyirami tanaman di perkebunan mereka. Jadi, dengan adanya embung patean ini besar sekali manfaatnya bagi para petani di perkebunan sekitar.

Embung Patean
Petani Perkebunan sekitar yang nampak tengah mengambil air dari Embung

Keindahan Embung Patean

Embung Patean
Yak, kita sudah sampai di Embung Patean

Setibanya kami disana.

Embung Patean
Keren gan!

Wow!

Aku berdecak kagum begitu melihat keindahan embung patean terutama karena aku baru pertama kali pergi kesana. Nampak sebuah embung yang begitu luas dengan udaranya yang sejuk lengkap dengan panorama alam pegunungan yang nampak begitu indah. Apalagi ketika kami disana, disekitar embung tampak sepi. Hanya beberapa orang yang datang. Yaitu yang pertama datang dengan mobil, foto sebentar di depan embung lalu pulang, kemudian ada seorang ayah lengkap beserta istri dan anaknya pergi mengunjungi embung dengan maksud jalan-jalan serta dua orang petani sekitar yang nampak tengah mengambil air dari embung serta sisanya kami, dua orang pemuda yang tengah hunting foto yang bagus buat feeds instagram.

Hahaha πŸ˜€

Embung Patean
Ini Embung yang berada di Ujung
Embung Patean
Keindahan yang haqiqi
Embung Patean
Its time for instastory!

Jadi disini tuh ada dua embung, awalnya aku sendiri mengira kalo disini hanya terdapat satu embung. Begitu berjalan ke arah ujung eh ternyata baru deh keliatan embung yang satunya lagi. Dan di embung yang ujung inilah tempat foto yang paling ajibb dengan latar belakang panorama keindahan alam pegunungan. Kami sempat memotret berkali-kali untuk mendapatkan foto sebanyak-banyaknya agar kemudian dapat disortir mana yang paling layak untuk di upload di instagram.

Embung Patean
Narsis ala ala
Embung Patean
Menghirup udara segar pegunungan
Embung Patean
Di Embung yang paling ujung, viewnya bagus banget lho!
Embung Patean
Jalan Sukorejo – Boja bisa terlihat dari atas
Embung Patean
Selonjoran dulu ahh..

Embung Patean sendiri dikelilingi oleh berbagai macam tanaman perkebunan seperti yang terlihat ada tanaman cengkeh, pepaya, bahkan ada juga lho tanaman buah naga πŸ˜€

Embung Patean
Pak tani yang tengah beristirahat
Perkebunan buah naga
Perkebunan buah naga
Embung Patean
Jangan mencuri hasil perkebunan sekitar ya gaes

Jangan pernah mencoba untuk berenang disini ya, karena kedalamannya mencapai 3 meter

Embung Patean
Larangan untuk berenang di Embung

Jagalah Keasrian Embung Patean

Disekitar embung sendiri masih nampak asri banget, namun sayang aku menjumpai beberapa manusia yang tidak bertanggung jawab dengan membuang sampah sembarangan serta mencoret-coret. Kalo kalian kesini, pliss! aku mohon banget jangan membuang sampah sembarangan, mencoret-coret atau melakukan sesuatu yang merugikan meskipun ini bukan tempat wisata tapi kalian wajib buat menjaga kebersihan dan keindahannya. Hal ini juga berlaku ketika kalian mengunjungi tempat wisata, buanglah sampah pada tempatnya atau kalo gak nemu sampahnya disimpen dulu baru dibuang kalo udah nemu tempat sampah, gitu deh.

Vandalisme
Vandalisme dengan kata-kata kotor πŸ™

Take nothing but pictureΒ and leave nothing but foot print

Embung Patean

Dan yang terakhir menurutku diembung ini tuh paling bagus buat foto sunrise maupun sunset.Β Kalau kalian tertarik untuk datang kesini bisa deh hubungi aku nanti kita bisa hunting foto bareng-bareng biar seru πŸ˜€

9 Comments

  1. monda

    16 September 2017 at 13:39

    keren2 fotonya…, pengen nyimak deh biar bisa sambil belajar moto..
    curugnya ada banyakkah?
    aku pernah lewati daerah ini dari simpang Kaliwungu sampai ke hutan jati, masih jauhkah lokasinya?

  2. omnduut

    18 Agustus 2017 at 10:57

    Langsung mumet liat vandalisme itu huhuhu. Padahal tempatnya cakep. Tinggal kasih kursi taman dan tambahin pohon2 aja makin asyik duduk di sana.

    1. Yusuf Saktian

      23 Agustus 2017 at 11:39

      Nah ini bener nih om, ditambah kursi taman dan beberapa pohon jadi makin asyik 😁

  3. andreas

    16 Agustus 2017 at 01:42

    pingin juga ke sana.. viewnya bagus banget bikin ketagihan

    1. Yusuf Saktian

      17 Agustus 2017 at 04:43

      Wkwk lets go bro 😎

  4. Vika

    15 Agustus 2017 at 21:02

    Beuh gaya banget nih a yusuf saktian.. jalan jalan terus niii.. fotonya pake apa ni btw?? Keren banget hasilnyaa

    1. Yusuf Saktian

      17 Agustus 2017 at 04:43

      Ahaha melepas penat dari kesibukan swbagai mahasiswa akhir mbak πŸ˜… cuma pake mirrorless sony 😁

  5. Gara

    14 Agustus 2017 at 16:27

    Foto-fotonya keren banget, saya suka warna-warnanya! O ya, karena ini bukan tempat wisata, apakah untuk bisa masuk ke sana perlu izin khusus? Aslinya embung ini dipakai untuk pengairan sajakah, atau ada fungsi lain, semisal untuk pembangkit listrik? Wkwk, tapi memang keren sih buat jadi tempat wisata Mas.

    1. Yusuf Saktian

      15 Agustus 2017 at 18:20

      Terima kasih mas bro πŸ™
      Nggak perlu ada izin khusus kok untuk bisa masuk, tinggal masuk aja 😁
      Setahuku untuk pengairan saja sih, aku ngga nemu ada pembangkit listrik di sekitar situ.
      Cakep kan tempatnya, masih jarang yang pada maen kesini karena belum banyak yang tahu sih jadi masih sepi πŸ™Œ

Terima kasih sudah membaca. Jangan lupa tinggalkan jejak dibawah ini ya :)

%d blogger menyukai ini: